Principal Component Analysis (PCA) sebagai Metode Jitu Untuk Mengatasi Masalah Multikolinearitas Desember 19, 2006
Posted by dickyrahardi in Metode Analysis.trackback
Masalah Multikolinearitas dalam Regresi Berganda
Istilah Multikolinearitas pertama kali ditemukan oleh Ragnar Frisch yang berarti adanya hubungan liniear yang sempurna atau pasti diantara beberapa atau semua variabel bebas dari model regresi berganda.
Menurut Gujarati (1978) gejala Multikolinearitas ini dapat dideteksi dengan beberapa cara antara lain :
- Menghitung koefisien korelasi sederhana (simple correlation) antara sesama variabel bebas, jika terdapat koefisien korelasi sederhana yang mencapai atau melebihi 0.8 maka hal tersebut menunjukkan terjadinya masalah multikolinearitas dalam regresi.
- Menghitung nilai Toleransi atau VIF (Variance Inflation Factor), jika nilai Toleransi kurang dari 0.1 atau nilai VIF melebihi 10 maka hal tersebut menunjukkan bahwa multikolinearitas adalah masalah yang pasti terjadi antar variabel bebas.
- Lakukan regresi antar variabel bebas dan menghitung masing-masing R2 , kemudian melakukan uji – F dan bandingkan dengan Ftabel (a;k-2,n-k+1). Jika nilai Fhit melebihi nilai Ftabel berarti dapat dinyatakan bahwa Xi kolinier dengan X yang lain.
Akibat dari masalah Multikolinearitas
Montgomery dan Hines (1990) menjelaskan bahwa dampak multikolinearitas dapat mengakibatkan koefisien regresi yang dihasilkan oleh analisis regresi berganda menjadi sangat lemah atau tidak dapat memberikan hasil analisis yang mewakili sifat atau pengaruh dari variabel bebas yang bersangkutan. Dalam banyak hal masalah Multikolinearitas dapat menyebabkan uji T menjadi tidak signifikan padahal jika masing-masing variabel bebas diregresikan secara terpisah dengan variabel tak bebas (simple regression) uji T menunjukkan hasil yang signifikan. Hal tersebutlah yang sering kali membuat pusing para peneliti karena hasil analisis yang dilakukan pada regresi berganda dan regresi sederhana tidaklah sejalan atau bahkan sangat bertentangan.
Contoh Ilustratif :
Komentar
Sorry comments are closed for this entry



Mas saya ko g dong gimana cara menggabungkan 3 variabel tsb mnjd 2 variabel(komponen), kl boleh nanya gimana penjelasan lebih detilnya? Kalo bisa dengan studi kasus dengan angka2 yang kongkret, biar lebih dong he..he..
Oya kl boleh nanya teori PCA ini dicetuskan siapa?
Mas saya ko g dong gimana cara menggabungkan 3 variabel tsb mnjd 2 variabel(komponen), kl boleh nanya gimana penjelasan lebih detilnya? Kalo bisa dengan studi kasus dengan angka2 yang kongkret, biar lebih dong he..he..
Oya kl boleh nanya teori PCA ini dicetuskan siapa?
mas cahyo, tentang PCA…
Anda baru bisa memahami PCA dengan baik jika Anda pernah mempelajari Statistika Multivariate khususnya Analisis Faktor
Anda harus mempelajari dulu tentang pengertian eigenvalue, faktor rotasi dan lain sebagainya
Sebagai salah satu referen, coba Anda download link :
http://csnet.otago.ac.nz/cosc453/student_tutorials/principal_components.pdf
http://www.cs.cmu.edu/~elaw/papers/pca.pdf
Kedua link diatas memberikan gambaran proses PCA dengan cukup jelas, tapi mungkin kesannya jadi terlalu Science banget
Yang saya tau buku berbahasa Indonesia yang bisa menggambarkan proses PCA ini sangatlah terbatas, coba Anda cari buku-buku karangan Vincent Gazpares (penulis buku dari Indonesia) tentang statistik multivariat.
Saya sudah menggunakan PCA ini sejak tahun 1999 untuk mengatasi berbagai masalah multikolinearitas, software yang saya gunakan adalah MINITAB
Anda juga bisa mempelajari PCA ini melalui “Help” yang terdapat di MINITAB
Sementara ini dulu yang bisa saya jawab, terima kasih
Saya lagi nulis ta ttg regresi komponen utama.saya butuh studi kasus dengan sedikitnya 9 variabel.bisa ga nolongin alx dsni saya kesulitan bgt nyari literatur.thanx b4
anak samarinda
sya lg bkn ta ttg latent root n principal component regression tp lg bngung cri data neh.sya pk 9 variabel, lo pk data bangkitan minitab lma bgt nyusun susunan datumnya biar tiap variabel berkorelasi.pny stok data buat bnt sya g?plizzzz….thanx b4
mas, ada ref. buku bahasa indonesia gak
Diskusi tentang artikel ini telah diarahkan ke dickyrahardi.blogspot.com
SILAKAN KLIK DISINI